Rabu, 08 September 2010

[Movie Review] 1999 | Fight Club



User Rating:
8.8/10 380,976 votes
Director:
Writers (WGA):
Chuck Palahniuk (novel)
Jim Uhls (screenplay)

Cast
Brad Pitt, Edward Norton, Helena Bonham-Carter
Release Date:
15 October 1999 (USA)
Genre:
Tagline:
How much can you know about yourself if you've never been in a fight?
Plot:
An office employee and a soap salesman build a global organization to help vent male aggression.
Plot Keywords:
Awards:
Nominated for Oscar. Another 4 wins & 14 nominations

---------------------------------------------------------------------------------

Well, ini adalah pilm yg terpendam di Hardisk saya selama bertahun tahun. dulu belum sempet aja mau nonton ni film. Akhirnya kesampaian juga sebelum libur lebaran :D

Plotnya keren, kocak menghibur, thrilling dan kadang suka bikin kita bertanya tanya. Ciri khas film papan atas top 250 IMDB

Ceritanya menurut saya gabungan dari film Beautiful Mind dan 20th Century Boys. Kisah tentang seorang karyawan yg cupu yg selalu ditekan dengan rutinitas dan kesibukan yg membuat dia bosan, stress dan insomnia parah. Akhirnya dia memutuskan untuk ikut sebuah perkumpulan curhat sampai akhirnya menemukan kedamaian kembali.

Namun ngga beberapa lama, muncul seorang wanita yg membuat dia kembali ke masa lalunya yg suram. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang hebat bernama Tyler Durden. si pria serba bisa, brilian dan masterplan semuanya

Dia dan si Tyler ini kemudian mendirikan sebuah Fight Club underground dan sampai akhirnya malah ujung ujungnya membentuk suatu sindikat underground untuk melawan dan memukul balik pemerintah

Pokoknya alurnya rada kompleks dan agak agak bikin pusing di akhir. Mungkin perlu berkali kali menonton supaya mengerti alur ceritanya kali ya?

Rating saya 8.2/10 ;)

Minggu, 22 Agustus 2010

Surat dari WNI di Luar Negeri Bagi Presiden RI

iseng-iseng baca di FTJungkers rileks ada surat dari WNI di luar negeri tapi namanya nama Jepang

Ensui Shoujiro
Seorang Praktisi IT. Pengamat Ekonomi, Politik dan sosial. keseharian bekerja di bidang Pasar Modal (Stock Exchange) sebagai seorang Research Director dan Investment Consultant. aktif di berbagai forum pasar modal dan juga sebagai Co Founder dari BULLISH Capital Market School. di luar profesi sehari hari juga di kenal sebagai Seniman Jalanan (Street Artist). saat ini tercatat sebagai mahasiswa Master Degree di Ritsumeikan Univerity, Kyoto - Japan. http://www.enshoujiro.com


--------------------------

Surat dari WNI di Luar Negeri Bagi Presiden RI

Kepada :

Presiden RI

Dengan Kekecewaan,

Menanggapi keinginan anda yang mengharapkan kami putra-putri bangsa indonesia yang berada di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air. dengan alasan untuk membangun bangsa dan negara. maka inilah jawaban kami. melihat kondisi negara Indonesia saat ini.

kami rasa kami tidak bisa memenuhi permintaan anda. di karenakan kami tidak bisa menjalani kehidupan dengan kondisi indonesia seperti sekarang ini. dimana kondisi indonesia saat ini sangat lah mengkuatir kan.

dikarenakan Praktek Korupsi dari Orang nomor 1, pejabat-pejabat negara, anggota-anggota DPR, Pengusaha - Pengusaha, bahkan aparat pemerintahan yg paling rendah sekalipun seperti ketua RT. semua melakukan praktek Korupsi dan Pungutan Liar. ditambah lagi banyak nya di jual aset-aset bangsa ke Asing dan kontark Asing yang sangat tidak masuk akal hingga mencapai waktu 90 tahun.

tidak hanya itu saja. di Indonesia kami selalu mendapat tekanan dan kekangan setiap kali kami mengeluarkan ide ide untuk memajukan bangsa apabila ide-ide itu di rasakan akan menganggu ketenangan dan kenyamanan para penguasa untuk melakukan KORUPSI. kami diancam, di kekang, di bungkam. kebebasan berexpresi dan berkreasi terhambat oleh hancur nya sistem birokrasi di indonesia. sehingga sangat tidak memungkin kan bagi kami untuk berkreasi di indonesia.

Di Indonesia setiap orang harus mempunyai Backing. bahkan bila kita mau masuk perguruan tinggi negeri di jurusan2 favorite harus menyetor dana dan backingan dari orang dalam dan pejabat-pejabat tertentu. sehingga orang orang pintar tidak memiliki kesempatan. tetapi orang orang bodoh yang banyak uang bisa memiliki kesempatan berlebih.

Sistem Ekonomi Kerakyatan yang selalu di teriakan oleh para politikus politikus dalam merebut kekuasaan sama sekali tidak ada di jalankan. hanya menjadi barang dagangan disaat kampanye saja.terbukti dari susah nya masyarakat dan pengusaha mikro dalam mendapatkan pinjaman modal dari BANK - BANK di indonesia. BANK hanya memberikan Pinjaman kepada pengusaha-pengusaha besar. memberikan dana MIlyaran Rupiah meskipun aset yg dimiliki pengusaha pengusaha tersebut jauh sangat sangat kecil dari besarnya pinjaman mereka. apakah ini yang disebut ekonomi kerakyatan ???

ditambah lagi keadaan buruh yang di perlakukan secara tidak manusiawi oleh para pengusaha pengusaha dan pemilik pabrik di indonesia. yg selalu menjadikan parah buruh Sapi Sapi perahan. serta tidak adanya Undang - undang perlindungan Konsumen untuk melindungi masyarakat indonesia dari produsen produsen nakal dan Dokter dokter bandit.

setiap pemimpin dan calon pemimpin di indonesia selalu meneriakan pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis. tetapi nyatanya jutaan anak anak indonesia tidak bersekolah dan jutaan penduduk Indonesia menderita kekurangan Gizi.

Anda menyerukan pengurangan konsumsi Beras bagi penduduk indonesia.. tidakah anda belajar sejarah?? atau kah anda yg sudah mulai pikun?? sejak jaman Majapahit dan Sriwijaya bahkan sejak masa masa sebelum nya masyarakat yang tinggal di Bumi Nusantara ini menjadikan Nasi makanan Pokok nya.dan apakah anda tidak pernah berkeliling Indonesia? tidak kah anda melihat jutaan bangsa indonesia yang tidak pernah memakan nasi satu kali pun dalam hidup nya??

ribuan TKI dan TKW yga berjuang sebagai pahlawan devisa di negeri orang. adakah anda melindungi mereka?? adakah anda peduli dengan nasib mereka?? pulang dengan peti mati.. jangankan anda melindungi mereka. melihat mayat yang di dalam peti itu anda tidak pernah.. apa ini yang disebut Presiden yang peduli dan di pilih rakyat nya????

Kami bukan mementingkan kepentingan pribadi. bukan juga ingin menikmati kesenangan sendiri. tapi kami memikirkan masa depan kami dan anak anak kami. kami tidak ingin mereka besar dengan mental dan prilaku seperti anda dan rekan rekan anda. yang hanya bisa berbicara tampa perbuatan. kami ingin mereka mendapat pendidikan dan layanan kesehatan yang mencukupi. yang mana di indonesia itu hanya bisa dinikmati oleh anda berserta rekan rekan seprofesi anda saja.

kami juga menginginkan kemampuan kami dan keahlian kami bisa kami gunakan tampa ada hambatan dan kekangan. karena kami tak ingin diam saja berpangku tangan. kami ingin berkreasi tampa ada yang menghalangi dan menjadi orang - orang yang ikut ambil andil dalam kemajuan dunia. kami ingin mengukir sejarah.

jangan menyebut kami tidak punya rasa nasionalisme. karena rasa nasionalisme kami jauh lebih besar dari anda. suatu saat kami akan kembali ke indonesia. tapi bukan karena permintaan anda. tapi disaat telah tiba waktunya. disaat indonesia telah benar2 hancur dikarenakan perbuatan ANDA dan rekan rekan anda. disaat semua TIKUS - TIKUS ANDA telah mati. disaat Bumi Nusantara telah mencapai masa terburuk nya. kami akan kembali.

untuk mebersihkan puing puing yang ada tinggal kan. untuk membangun kembali indonesia dari awal dari titik NOL. yang bersih dan bebas dari orang orang seperti anda. akan kami bangun Indonesia yang baru. karena kami menyadari memperbaiki bangunan yang rusak lebih sulit dari pada membangun dari awal bangunan yang baru. Bangunan yang lama lebih baik di runtuhkan terlebih dahulu setelah itu bangun bangunan yang baru.

dan kami menunggu saat saat itu.. akan datang waktu nya kami akan kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Salam Kemarahan bagi mu ,

Putra -Putri ibu pertiwi di Luar Negeri.

-------------------------

hmmm, make sense sekali surat ini ya?
miris memang hidup di Indonesia

orang-orangnya banyak bacot tapi sedikit kerja, itu yg sering saya dapatkan di masyarakat alias saat saya berinteraksi dengan orang-orang

Ngga di himpunan, ngga di kerjaan, ngga di lingkungan teman bermain semuanya sama aja. Terlalu banyak manusia yg NATO. Saya lebih senang diam jika tidak bisa berbuat daripada kebanyakan omong ngga guna

korupsi juga udah merajalela dimana mana
perbaikan jalan, perbaikan jembatan, uang iuran semua dikorupsi. Bahkan udah ada yg berani korupsi terang-terangan lagi

Duh, mau di bawa ke mana negeri ini
Jadi kepikiran ingin hidup di luar negeri juga nih kalo gini terus
ke mana ya? ke Korea aja kali ya fufufufufu

Kamis, 29 Juli 2010

Kisah si Tukang Tahu

mumpung keur euweuh gawe, mau sedikit sharing dan bercerita dari seorang fren saya, si emang tahu langganan ibu saya dan tetangga tetangga di Komplek Panghegar.

sejak saya pindah k komplek Panghegar 10 tahun lalu, si emang tahu ini udah jualan di sekitaran komplek hingga saat ini. Mungkin beliau sudah mengabdi menjadi tukang tahu sejak 15 tahun yang lalu meureun.

Nah suatu ketika saya iseng nanya tentang karirnya yg satu ini. Ternyata oh ternyata saya terkejut sekali ketika mengetahui fakta bahwa si emang tahu ini bukan berasal dari wilayah gedebage.

Rumah si emang tahu ternyata di bilangan Cigondewah dekat pabrik tahu Cibuntu di bilangan Bandung Barat. Mau tau berapa jaraknya dari Gedebage? Mungkin sekitar 20-25 km gan!

Wow.. saya pun makin tersentil untuk bertanya jadwal kegiatan dagangnya setiap harinya. Ternyata, si emang tahu setiap harinya bangun pukul 00.00 WIB. Wah jam segitu mah ane baru aja bobo gan.. wakakakak

Setelah bangun dan cuci muka, si emang tahu kemudian pergi k pabrik tahu di Cibuntu kurang lebih sekitar pukul 01.00 dini hari. Di sana, beliau menyetok tahu ke dalam keranjang superbesar di motornya. Proses menunggu tahu matang hingga ready stok dan siap delivery memakan waktu sekitar 2 jam. Yup. Jam 3 subuh beliau selesai mengepak tahu dan siap berjualan.

Jarak dari Cibuntu-Gedebage kurang lebih sekitar 25 km. Artinya dengan bawaan yg cukup berat beliau akan sampai di Gedebage selama 2 jam. Ya, jam 5 beliau sampai di bilangan Bandung Timur. Tapi bukan k Gedebage dulu melainkan keliling dulu berjualan tahu ke langganannya di Pasar Ciwastra dan Riung Bandung.

Sekitaran pukul 8 beliau sudah rampung menyetok tahu di langganannya di kedua pasar itu. Dan bersiaplah menyusuri jalanan lagi menuju Komplek Panghegar Permai. Di sana, beliau sudah terkenal kayak artis ibukota kk. Semua ibu-ibu dan warung-warung di dekat rumah saya selalu langganan tahu ke beliau

Kalau ada tukang tahu baru yg muncul, pasti kaga laku dah. Seriusan. Soalnya katanya kualitas tahu nya beda dengan yg biasa dijual si emang. Nah beliau keliling komplek rumah saya dari pukul 8 hingga tengah hari. Tengah hari sekitar zuhur beliau makan siang dan jam 2 siang sudah berkemas dan pulang k rumah untuk beristirahat

Saya jadi bingung, banyak bener ya langganannya. Memang kapasitas tong tahu yg ada di kanan kiri motornya berapa sih? Ternyata oh ternyata, kapasitasnya mendekati 800 buah tahu kecil gan. Buset dah. Berat tonk dengan isinya kalo saya taksir mungkin sekitar 70-80 kg

Dengan motor bebek butut andalannya, si emang setiap harinya selalu berhasil menjual 800 unit tahu dengan gemilang di tempat yg sangat jauh dari kediamannya.

nah sekarang mari kita itung-itungan untung si emang. Kalo satu tahu aja dia jual sekitar 500 rupiah sementara harga asli ngeborong dari Cibuntu nya mungkin sekitar 200 rupiah (mungkin loh ya)

berarti satu kali penjualan beliau mendapat bati alias untung sekitar Rp 300 x 800 = Rp 240.000
Dikurangi bensin perhari mungkin sekitar 10rb untuk motor bebek keliling-keliling dan uang makan siang sekitar 10rb plus uang rokok 15rb jadi bersihnya si emang tahu masih dapet bati bersih Rp 240rb - 25 rb sama dengan 215 ribu rupiah per hari

Beliau banting tulang setiap hari berarti kalo ratakan pendapatan perhari Rp 200.000 saja, sebulan untung yg diperoleh beliau sudah Rp 200.000 x 30 = Rp 6.000.000

Wow. sama dengan gaji karyawan swasta dengan jabatan menengah di kota bandung ya?

------------
nah hasil obrolan saya dengan si emang tahu kembali membuka pikiran saya akan susahnya mengais rejeki di jaman sekarang. Coba bayangkan, effort nya tukang tahu kurang apalagi coba? Bangun di saat orang orang udah mulai tidur, menempuh jarak hampir 60km setiap harinya, pake bawa tong tahu yg beratnya ampir 100kg lagi.. Tapi pendapatannya justru hampir setara dengan pegawai negeri golongan atas yang kebanyakan ngegabut nya daripada kerjanya..

sekarang saya makin sadar kalo nyari uang itu susah. Semoga dengan ini usaha saya untuk meniti karir yang suitable di masa depan nanti dapat berbuah manis.. hehehe

------------
disadur dari obrolan aing dengan tukang tahu si mang unang

NB : kata "emang" pada cerita di atas bukan kependekan dari memang, melainkan kependekan dari "mamang" atau tukang dalam bahasa Sunda

Selasa, 20 Juli 2010

Analisis (Ngasal) Mengenai Kemacetan di Sebagian Wilayah Bandung 19 Juli 2010

kembali lagi bersama saya di blog teu penting dan teu jelas juntrungannya ini :P

kemarin setelah nonbar Inception bareng Deltroy, Iroel, Rencup, Daryl dan mbah buyung, hujan deras turun sejak pukul 5 sore. Untungnya udah nyampe di himpunan duluan

Terpaksa dah saya tunggu sampe ujan reda karena males jg ujan-ujanan setelah sebulan ngga pernah tersentuh air hujan di Karawang

Ditunggu-tunggu ampe magrib, eh si hujan malah ngga berhenti. Sempet berhenti tapi cuman 10 menitan doank pas saya solat Magrib. Akhirnya, pas jam 8-an, kepala saya pusing bukan main. Mungkin efek dari nonton Inception dan otak saya tidak bisa menerima kalo itu hanya mimpi si Christoper Nolan :P , akibatnya hati kecil saya tergerak untuk nekat nerobos hujan yang lumayan gede.

nah, anehnya, pas memutuskan nerobos ujan, eh si ujan malah berhenti. ya sud, baguslah. Akhirnya saya dengan si rencup pulang naek motor. Nah, disaster dimulai di sini. Awalnya dari kampus sampe Gasibu sih lancar. Saya ambil jalan Surapati buat tembus sampe Cicaheum dan Ujung Berung. akan tetapi, dari kejauhan setelah lewat lampu merah depan Telkom, antrean panjang terjadi. Untung motor saya telah berubah dari moge (motor gede) jadi mocil (motor kecil). Jadinya bisa nyelap-nyelip lewat kiri jalan.

Boleh percaya boleh ngga, selama saya nyelap-nyelip, itu mobil-mobil yg ngantri di sebelah kanan pada ngga jalan. Sedangkan jalur dari arah sebaliknya kosong melompong. Nah, udah tau kan kalo dalam kondisi ini, kira-kira siapa yg bakal muncul?

Bukan polisi gan, karena polisi ngga mungkin dateng pas jam 9 malem. Mending bobo di rumahnya ketimbang ngurusin macet. Yg muncul adalah sebuah organisasi atau perkumpulan bernama Perkumpulan Pengendara Motor Goblok, Egois, dan Ngga Tau Aturan (PPMGENTA)
yg kerjaannya menerobos dan merampas hak milik (jalur) kendaraan dari arah sebaliknya. Nah udah deh, beuki runyam. PPMGENTA ini menutup jalur dari arah sebaliknya dan menumpukkan dirinya di tengah jalan sehingga mobil-mobil dari arah berlawanan ngga bisa lewat dan akibatnya ya macet total. Maju kena, mundur kena istilahnya.

Yg lebih bikin ane miris dan kesel tuh, udah tau ada motor yg ngambil satu jalur kendaraan dari arah berlawanan dan ngga bisa jalan lagi karena kejebak di tengah, eh muncul lagi motor sialan yg malah buka cabang baru di jalur sebelahnya. Akibatnya, tau pertigaan Pusdai kan? Nah stuck udah. Mobil pada pabeulit siga benang kusut.

Dengan segala daya upaya, tetapi tetap lewat lajur kiri, ahirnya saya bisa mencapai pom bensin di pertigaan tersebut. Kemacetan udah parah banget pokoknya mah. Sampe di perempatan Pahlawan-Suci, ternyata oh ternyata, si macet hilang.. Hah? Kok bisa.. lah emang gitu kan fenomena macet di Indonesia.. Kayak hantu. Awalnya ada, pas dicari ujungnya, eh ngilang hahahaha

Dari jalan Suci ke rumah saya di bilangan Gede Bage, lancar jaya gan. 80km/jam nyampe. Paling kehambat dikit di Cicaheum gara-gara ulah Asosiasi Supir Angkot Berengsek Ngga Tau Diri (ASABNTD) yang ngetem di tengah jalan (seriusan ini di tengah jalan gan) bukan di pinggir lagi, tapi di tengah jalan berhenti nurunin dan naekin penumpang!!!
Hanya di Indonesia kendaraan umum bisa kayak raja gini gan.

Nyampe rumah sekitar jam 9 lebih. Dan babeh saya yg kantornya di Jalan Jakarta pun curhat dan cerita kalo beliau juga baru sampe rumah! 2 jam setengah dari Jalan Jakarta ke Gede Bage padahal biasanya cuman 30 menitan. Rute yg beliau ambil itu dari Jalan Jakarta, muter ke bilangan Cicadas, Kiara Condong, Antapani, dan Cisaranten, lalu masuk Gede Bage. Katanya sih di Cicadas ampe Antapani macetnya ngga ketulungan.

Kemudian saya pun mandi dan mencoba beranalisis ada apa gerangan yg terjadi. Kok macet parah selama hampir 4 jam cuman lokal doank di wilayah Bandung tengah ke timur?
Saya petakan titik macet ada di Jalan Jakarta, Cicadas, Jalan Supratman, Jalan Surapati, dan Antapani. Kalo titik-titik itu diteliti lebih jauh, ternyata semuanya saling bersambungan. Yoi, semuanya saling terhubung satu sama lain. Trus saya coba kaitkan dengan fenomena alam dan berdasarkan pengalaman saya selama lebih dari 15 tahun bergumul dengan jalanan kota Bandung.

Di Bandung, penyebab kemacetan sebenarnya ada 4, yang pertama : hujan. ya, mau sekecil apapun hujannya, pasti macet lah. Sok keureut ceuli saya kalo ngga percaya. Ada aja yg bikin macet. Ya genangan air lah (seriusan gan, genangan air bisa bikin macet loh, saya pernah mengalaminya), ataupun motor-motor yg "ngiuhan" dan parkir seenaknya di pinggir jalan.

Penyebab yg kedua adalah jalan rusak. Yoi, ngga ada yg mau kan as rodanya patah, atau pelk nya bengkok. Makanya jalan rusak menjadi penyebab macet no.2 di Bandung.

yg ketiga : Jam masuk dan pulang kantor. Ini mah udah hampir pasti. pokoknya di atas jam 6 pagi sampe jam 8 serta di atas jam setengah 5 sore sampe Magrib. Seluruh wilayah Bandung pasti macet lah.

Yg terakhir ya itu tadi, ulah si Asosiasi dan Perhimpunan manusia belegug itu. Yg seenak jidatnya merampas hak orang lain. Padahal merampas hak orang lain itu diharamkan oleh agama gan.

Oke, setelah berpikir cukup lama, saya mengambil kesimpulan kalau penyebab macet adalah banjir di Cicadas, yg memang langganan banjir, meski banjirnya kecil alias cetek doank padahal. Hal ini diperparah dengan adanya galian di sisi kanan jalan yg lumayan mengganggu sehingga terjadi bottleneck. lalu hujan deras pun bertepatan sekali dengan jam pulang kantor. Mengapa? karena logisnya, 70% pengguna jalan di Bandung adalah pengendara motor. Pada saat mereka pulang, pas hujan gede, sudah tentu bakal diem ngiuhan dulu di kantor kan ketimbang nerobos? Kecuali kalo urgent dan mendesak. Nah, si hujan lama banget berhentinya. Pas berhenti, semua pengendara motor yg udah kelaparan, pingin bobo, dan pingin ketemu istri akhirnya keluar bersamaan.

Lalu apa yg terjadi? Ya itu dia. 90% pengendara motor di Bandung adalah orang buta dan bodoh. Mereka ngga bisa liat marka jalan, ngga bisa liat rambu-rambu dan ngga ngerti kalo jalan yg dua jalur itu terbagi dua arah.
Akibatnya kombo dah. Maknyus pisan macetna. Kabar angin yg berembus, di Cicadas, semua kendaraan sampe mematikan mesin selama hampir sejam karena ngga bisa maju-maju.

Hal ini diperparah dengan Polisi Lalu Lintas yg udah pada bobo di rumahnya masing-masing kk.. Ngapain juga ngurusin macet, mending makan malem ama istri d rumah. Iya toh?

Ya begitulah hasil pandangan spiritual saya. mohon maaf kalo ada salah-salah kata. Sebagai pengendara motor, saya turut prihatin dengan beberapa hal. Yg pertama, kondisi drainase Bandung yg amat sangat buruk. kedua, lambannya kinerja pemerintah kalo ngerjain proyek. Proyek perbaikan jalan dan trotoar di Cicadas itu cetek pisan. Paling cuman 500 meteran panjangnya, tapi udah seminggu ngga kelar-kelar. Kupluk pisan lah

yg ketiga, prihatin terhadap ulah sebagian besar pengendara motor yg kayaknya makin ancur moral dan akhlaknya makin k sini. Jujur aja, saya juga naik motor, dan saya ngga munafik. Mungkin saja saya secara tidak sadar juga pernah merampas hak orang lain sesama pengguna jalan dengan memotong jalur, naik ke trotoar, melewati marka pembatas, dll. Namun selama saya masih sadar, saya selalu berusaha untuk tetap di jalur kiri, dan ngga pernah sekalipun kalo lagi macet berusaha nutupin jalur sebaliknya yg kosong melompong karena itu sama saja dengan merampas hak orang lain untuk melanjutkan perjalanannya.

mari kita semua introspeksi diri sebagai pengguna jalan. Kondisi Bandung sekarang udah ancur pisan. Jalan-jalan udah ngga ada lagi yg bebas macet bahkan jalan tikus sekalipun karena semua jalan udah overcapacity. Hanya dengan kesabaran dan taat peraturan lah kemacetan bisa direduksi meski tidak bisa dihilangkan.

Jangan sampai 2014 Bandung akan terkena kemacetan total yang menyebabkan jalan kaki lebih cepat daripada naik kendaraan.

Disadur dari :

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100720031017&idkolom=tatarbandung
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100719072722&idkolom=tatarbandung

semoga bermanfaat

Senin, 12 Juli 2010

Kemenangan Spanyol, Kemenangan Sepakbola



wah, senangnya liat Spanyol juara.. akhirnya tebakan dan prediksi saya dari awal World Cup kalo si Merah dari Iberia ini bakal jadi juara terbukti juga

sebenarnya apa sih yg membuat La Furia Roja sekarang jadi setangguh sekarang? Bukannya di masa lalu mereka selalu terkenal dengan jago kualifikasi dan keok di babak babak penting?

Saya mencoba beranalisis dan analisis saya mengacu pada satu kata yaitu "persatuan". Unity, inilah kunci keberhasilan Spanyol di era Aragones dan Del Bosque. Bagi saya, hanya ada 2 tim yg sukses di World Cup 2010 ini. Dan keduanya berhasil karena persatuan. Yang pertama Spanyol tentu saja, dan yg kedua adalah Jerman.

Coba lihat starting XI milik Spanyol di hampir semua laga Piala Dunia 2010. Jika kita lihat lebih dalam, hanya ada 3 klub yg menyumbang 11 pemain inti di sana. Barcelona (Puyol, Pique, Busquets, Iniesta, Xavi, Villa, Pedro), Real Madrid (Casillas, Ramos, Alonso) dan Villareal (Capdevilla). Yup. Spanyol merupakan tim yang berbasis pemain Barca, hampir mirip seperti Jerman yang berbasis pemain-pemain Munchen.

Lantas kenapa saya menyebut persatuan sebagai kunci utama? Jika melihat sejarahnya, Barcelona atau lebih tepatnya Catalan, merupakan wilayah yang anti-pemerintahan Spanyol. Wilayah ini selalu ingin memisahkan diri dari Spanyol sejak dahulu. Bahkan beberapa tahun ke belakang, mereka sudah mendirikan timnas tak resmi bernama Catalunya dengan bendera garis-garis merah kuning seperti di bawah ini :


Catalunya


Pemainnya ya para pemain Spanyol kelahiran Catalan seperti Xavi, Puyol, Iniesta, Raul Tamudo, dkk. Bahkan beberapa bulan lalu muncul ide gila yaitu melegalisasi keberadaan timnas Catalunya!! Wow, bayangkan kalau FIFA mengabulkan permintaan ini... Untungnya aja ide ini ditolak mentah-mentah.

Nah, sebelum WC2010 bergulir, Del Bosque dengan berani mengatakan bahwa dia akan membentuk timnas Spanyol hasil fondasi Aragones di 2008 dengan berporos pada pemain-pemain Catalan. Total ada 9 pemain kelahiran Catalunya (Valdes-Reina, Puyol-Pique, Busquets-Xavi-Iniesta-Fabregas, Pedro) dan 3 orang pemain kelahiran Basque (wilayah yang ingin memisahkan diri dari Spanyol, persis sema seperti Catalunya) yaitu Xabi Alonso, Javi Martinez dan Fernando Llorente.

5 dari 9 orang Catalonian berhasil menjadi figur sentral di masing-masing pos Spanyol. Pique-Puyol menjadi palang pintu tangguh di depan Iker Casillas, Xavi-Busquet-Iniesta-Pedro menjadi roh lini tengah Spanyol bersama dengan satu pemain Basque (Alonso). Chemistry Catalonian-centre inlah yang menjadi kunci sukses Spanyol.

Alasannya cukup sederhana. Mereka sudah terbiasa bermain bersama di Barcelona. So, ngga perlu penyesuaian lagi dan masing-masing individu ini sudah hapal karakter dan kemauan teman-teman setimnya.

Saat perayaan juara juga, Iniesta memakai kaos bertuliskan "We with you Jarque", persembahan untuk Dani Jarque, pemain Catalunia lain yang meninggal tahun kemarin sewaktu Espanyol tur ke AS. Tak lupa, Antonio Puerta, bek Sevilla yang meninggal sebelum EURO 2008 juga masih diingat oleh seluruh awak tim Matador

Well, congrats sekali lagi buat Spanyol. Semoga persatuan antara pemain Catalunya dan pemain ibukota Spanyol (Madrid-based) bisa terus langgeng selama memakai baju merah kebanggaannya. Di klub boleh saling cerca dan saling menjatuhkan, tapi di timnas selalu bahu membahu mengejar juara

Seperti quote yang saya buat.. "Real Madrid and Barcelona share the World Cup trophy.. Casillas saved them twice and Iniesta finished their job"

VIVA ESPANA!!!













Kamis, 08 Juli 2010

Prediksi Iseng Final World Cup



udah lama nih ngga update blog
sekarang mau nyoba beranalisis dulu ah nyaingin si Paul gurita
.

Well, masuknya Spanyol dan Belanda k final lumayan ngagetin para pundit loh. Pertama, rekor World Cup sebelumnya merujuk bahwa belum pernah ada tim dari Eropa yang sanggup menaklukan benua "asing" selama 18 edisi World Cup sebelumnya.

Yang kedua tentu saja hadirnya juara baru sejak Perancis 1998, akan hadir juara dunia ke-8 sepanjang sejarah sepakbola
dunia. Itung punya itung selidik punya selidik, kedua tim yg akan bertanding di Soccer City nanti punya sejarah dan perjalanan k final yang berbeda-beda Si merah dari eropa barat punya tradisi jelek banget selama keiuktsertaan world cup. Jumawa di kualifikasi tapi selalu mentok di babak-babak menentukan.

Sementara si oren dari barat daya eropa punya tradisi masa lalu yg bagus tapi belum membanggakan. 2 edisi World cup beruntun 74 dan 78 tapi selalu gagal di puncak Tahun ini pun nasib kedua tim ngga jauh beda. Jumawa di babak kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa dengan rekor 100%, kedua tim juga dapet grup yg relatif enteng di babak awal World Cup Belanda "cuman" kedapetan macan Asia, Jepang, macan Afrika, Kamerun dan tim dinamit yg gagal meledak, Denmark Sementara Spanyol kedapetan Cili, Honduras, dan Swiss.

Nah, ternyata nasib kedua tim justru berbeda di kualifikasi grup. Spanyol tanpa diduga takluk dari defense dewa Swiss
dan hampir saja gagal lolos mengikuti tim pecundang lain seperti Italia dan Perancis. Untungnya, Del Bosque tau bagaimana harus bersikap dan bisa sapu bersih sehingga selain lolos juga terhindar dari Brazil di 16 besar. Mulai masuk k babak Knock Out, nasib kedua tim juga masih mulus. Bayangkan aja. Road to final Belanda dan Spanyol relatif enteng bila dibandingkan dengan Jerman. Spanyol "cuman" kedapetan Jerman di semifinal, sementara Belanda kebagian Brazil di 8 besar. Secara permainan, kedua tim gagal menunjukkan kejumawaan selama babak KO. Belanda berkali-kali terlibat laga keras, penuh emosi, drama, dan pragmatis. Sedangkan Spanyol lebih terjebak pada sepakbola naif, IMHO, bermain bagus, indah, tapi seret gol. Bayangkan dari 16 besar hingga semifinal, Spanyol hanya mampu mencetak sebiji gol padahal total passing dan shooting pemainnya paling banyak di antara semua tim. oke, langsung aja deh bedah head to head kedua tim.

Belanda (4-2-3-1)

1-Stekelenburg
2-van der Wiel--3-Heitinga--4-Mathijsen--5-van Bronckhrost
6-van Bommel--8-De Jong
11-Robben--10-Sneijder--7-Kuyt
9-van Persie

-------------

7-Villa
6-Iniesta--8-Xavi--14-Xabi Alonso--18-Pedro
16-Sergio
11-Capdevilla--3-Pique--5-Puyol--15-Ramos
1-Casillas

Spanyol (4-1-4-1)
Dimulai dari pelatih dulu

Bert van Marwijk vs Vicente del Bosque

Prestasi van Marwijk sejauh ini di level klub adalah membawa Pierre van Hoijdonk dkk jadi juara UEFA Cup di taun 2002. Mertua van Bommel ini juga sanggup membawa Belanda lolos World Cup 2010 dengan rekor 100% Di tangannya, Belanda menjelma menjadi skuad energik, keras, pragmatis dan telah menanggalkan prinsip Total Football kebanggaan masa lalu Dengan dibekali stok gelandang kreatif dan skill mumpuni serta miskinnya stok bomber maut, van Marwijk dihadapkan pada fakta untuk memilih formasi dengan menumpuk gelandang. Maka, formasi 4-2-3-1 pun dipakainya di World Cup 2010 ini Berbeda dengan Marwijk, Del Bosque adalah pelatih yg kena durian runtuh dan sanggup membawa Real Madrid menuju era Los Galacticos. Total 2 gelar La Liga, 2 gelar UCL dan satu gelar Interkontinental membuat dia jadi salah satu pelatih legenda Real Madrid yg ironisnya dulunya adalah seorang caretaker. Del Bosque sebenernya enak banget jadi pelatih penerus Aragones. Dia tinggal memoles dan memantapkan fondasi yg dibangun Aragones pas EURO2008. Gaya main Del Bosque adalah mengubah semua awak lini tengahnya menjadi passing machine. Pemain lini tengahnya ngga boleh menahan bola lama-lama.

Marten Stekelenburg vs Iker Casillas

Casillas adalah sosok orang suci di Spanyol. Memulai debut sejak umur 19 tahun, Casillas tak tergantikan hingga saat ini. Rekor caps Raul udah dilewati. Tinggal rekor Zubizaretta yg harus dilewati dan membuat doi jadi pemain dengan caps terbanyak sepanjang masa. Sementara Stekelenburg adalah kiper yg tenggelam di bawah bayangan van der Saar. Pengalamannya di level Internasional masih tergolong cupu. Stekelenburg baru jadi first choice Belanda sejak tahun 2008 selepas Euro 2008 dan telah membela Ajax sejak musim 2001 hingga saat ini. Casillas jauh lebih tenang, punya refleks lebih cekatan, dan commanding yg bagus sebagai kiper (mungkin karena dia kapten juga kali ya) Sementara Stekelenburg kurang tenang, terlihat ngga begitu bisa commanding, tapi refleks dan kecepatan antisipasinya cukup bagus. Kekurangan Casillas mungkin handling nya yg masih buruk akibat bola Jabulani yg emang susah diantisipasi.Untuk head to head kiper, +1 buat Casillas yeah

Giovani van Bronckhrost vs Sergio Ramos

Umur masih 24 tahun namun udah memegang rekor caps 66 kali. Sejak sensational move dari Sevilla ke Madrid di 2005, Ramos menjelma menjadi bek kanan terbaik dunia (setelah Maicon tentunya). Garang, tangguh, tanpa kompromi, punya free kick bagus, sundulan bagus, gocekan mantap dan umpan crossing yg akurat. Di WC2010 ini Ramos tak tergantikan di sisi kanan pertahanan Madrid. Agresif melebihi winger dan gemar melakukan cut in serta drible k kotak pinalti. Masih ingat Spanyol vs Jerman? Ramos bahkan punya 2 peluang one on one dengan Manuel Neuer lewat open play! sampai di statistik World Cup sendiri Ramos menempati urutan teratas pemain paling sering melakukan solo run bahkan di atas David Villa, Iniesta dan Bastian Schweinsteiger!
Tapi kelemahan anak muda dari Camas, Spanyol ini adalah kontrol emosinya yg jelek. Ramos sering jadi biang kegagalan Madrid karena kartu merah akibat mudah terprovokasi lawan. Alamat gawat bila bertemu si dirty midfielder Van Bommel

Sementara Bronckhorst sendiri adalah sosok veteran, kalem, namun kurang sigap karena faktor usia jg mungkin ya? Bronckhorst lebih banyak tampil sebagai penyeimbang lini belakang Belanda dan jarang melakukan overlap.

Overall, Ramos masih lebih unggul sebagai full back pendukung serangan ketimbang Bronckhorst


Johny Heitinga vs Carles Puyol

Puyol garang, tangguh, tanpa kompromi dan sering buat frustasi lawan. Sementara Heitinga bertipe kalem, serta masih butuh banyak pengalaman internasional. Secara umum, pairing Pique-Puyol jauh lebih solid dan mantap ketimbang pairing Mathijsen-Heitinga. Puyol-Pique pun unggul dalam bola-bola atas serta lebih bagus membaca serangan lawan. Nilai plusnya lagi, mereka berdua sudah 2 musim bermain bersama di Barcelona sehingga ngga ada masalah dalam komunikasi.

Untuk bek tengah, Spanyol kembali unggul dari Belanda :D


Mark van Bommel vs Sergio Busquets

Si dirty midfielder lawan si anak ingusan dari Catalan. Yoi, Busquet dapet beban ekstra besar di debut world cupnya. Menggantikan Senna sebagai jangkar timnas, rupanya membawa berkah bagi Sergio. Gaya main Spanyol dengan berporos pada posession football membuat tugasnya sebagai tukang jegal berkurang. Beliau malah lebih banyak memainkan peran sebagai penerus passing dan menjamin keberlangsungan passing saat Spanyol menyerang.

Sementara Bommel menjelma menjadi gelandang kotor dengan daya juang tinggi, provokasi, akting serta tekel keras tanpa kompromi buat mematikan kreativitas lawan. Tipikal pemain seperti inilah yg dibutuhkan setiap tim untuk mengintimidasi pemain kreatif kubu lawan. Nampaknya Busquet mesti banyak belajar dari seniornya di Barcelona dulu.

Untuk gelandang bertahan, Belanda lebih unggul :D


Arjen Robben vs Andres Iniesta

Dua orang penggedor kotak pinalti lawan. Yoi, Iniesta dan Robben sama-sama diandalkan kedua tim buat berpenetrasi ke dalam kotak pinalti lawan. Robben punya segalanya. Gocekan, stepover, trick dan kelincahan serta tendangan kaki kiri yg akurat. Sementara Iniesta, meski posisi aslinya dulu adalah seorang gelandang tengah, kelincahan dan driblenya juga mumpuni.

Weak point Robben adalah posisinya sebagai sayap kanan sementara kakinya kidal murni. Hal ini sedikit banyak berpengaruh pada kemarukannya. Coba perhatikan Robben jarang sekali melepas cross ke tengah dengan kaki kanan, tapi lebih banyak cut-in k tengah dan melakukan shot dengan kaki kirinya. Sementara weak point Iniesta adalah masalah balance nya yg kecil. Bisa dimaklumi emang karena tipikal pemain Spanyol memang badannya kecil-kecil.

Untuk posisi winger, Robben masih unggul tipis dari Iniesta setipis rambut kedua pemain ini yg masih muda udah mengalami kebotakan :D



Wesley Sneijder vs Xavi

Otak permainan kedua tim. The Wizard Sneijder melawan master passing dari Catalan. Strong point Wes adalah kemampuannya melakukan long range shoot dan umpan jauh cepat. Sementara kekurangannya adalah ketenangan dalam membaca permainan serta agak mudah terpancing emosinya. Sementara Xavi adalah seorang jendral yg tenang, visi bagus serta mampu membaca situasi permainan. Trio lini tengah Spanyol menjadi trio dengan jumlah passing akurat tertinggi selama World Cup 2010. Xavi-Xabi-Busquet mampu menjelma menjadi passing machine yg mengerikan. Sementara permainan Belanda yg cenderung lambat dan pragmatis ngga begitu menuntut peran lebih dari Wes sebagai pengolah bola.

Oia, keduanya juga bukan pemain yg didukung kecepatan tinggi. Jadi mainnya selow selow aja :D

Untuk dirigen pengatur serangan, saya nilai kedua tim ini berimbang, hanya nilai plus Sneijder adalah doi punya kemampuan scoring yg menakjubkan. Ngga heran jadi top skorer sementara bareng Villa


Robin van Persie vs David Villa

Dua bomber yg bertolak belakang, yang satu karena ngga biasa jadi lone striker, permainannya terhambat, kurang garang dan seolah hanya jadi pemancing doank. Sementara yg satu, jadi tumpuan timnya dalam mengakhiri serangan lawan. IMHO, Kedua striker ini masih kurang dalam hal finishing. Meski Villa jadi top skor sementara, namun coba liat berapa total shot yg dia lakukan selama pertandingan, jumlah serangan yang dibangun Spanyol, dll. Sementara van persie masih terlalu "anggun" dan keliatan sekali Belanda merindukan sosok-sosok big man haus gol cem Kluivert, Makaay, atau Ruutje yang udah pensiun dari timnas. Persie sendiri keliatan masih belum bisa bangkit sejak cedera parah di akhir 2009 lalu. mainnya masih belum lepas Kesimpulannya untuk masalah bomber, Spanyol lebih beruntung punya bomber murni yang dibekali insting gol yang tinggi ketimbang Belanda.

Pemain lain yg berpotensi mengubah arah pertandingan :


Belanda : Rafael van Der Vaart, Ryan Babel dan Eljero

Elia
ketiga pemain ini layak dimasukan jika lini depan Belanda mentok. van Der Vaart punya visi yang bagus sebagai playmaker meski jarang tampil di Madrid, Babel dan Elia punya kecepatan setara Robben yang bisa membuat kalang kabut bek Spanyol.

Spanyol :
Fernando Torres, Cesc Fabregas, David Silva

Del Bosque lebih beruntung punya banyak tipikal pemain yg bisa mengubah jalannya permainan. Trio Premier League ini sebenernya ngga kalah secara individu dari pemain lain. Hanya saja, tuntutan strategi yang membuat mereka kudu mengawali laga dari bench.

Kedua tim akan menumpuk 5 gelandang di tengah. Maka jangan heran kalau akan banyak adu fisik dan puter-puteran bola di tengah. Momentum kemenangan akan didapat tim yang mampu mencetak gol lebih dulu. Saya prediksikan akan muncul pemenang dengan margin 1 gol tanpa adu pinalti. So, jika melihat dari sisi kualitas dan kemampuan individu serta teamwork, nampaknya untuk laga Super Sunday nanti saya jagokan La Furia Roja sebagai juara dunia ke-8 sekaligus penegasan juara EURO 2 tahun lalu. Namun, berkaca pada laga-laga sebelumnya, faktor nonteknis juga bisa menentukan jalannya laga. Provokasi Belanda, kemampuan individu Robben, hardwork dan determinasi Kuyt serta ling range shoot Sneijder bisa membuat penantian masyarakat Belanda selama 2 final yg lalu berakhir. Jangan lupa juga kalau d World Cup tahun ini sebuah kartu merah dan keputusan kontroversial wasit bisa menentukan nama negara mana yang akan diukir di bagian bawah trophy piala dunia nanti.

Mari berdoa semoga kedua tim menyuguhkan laga yang panas, keras dan menghibur

Selasa, 22 Juni 2010

Akhirnya Berpetualang Keluar dari Kosan Juga

karawang oh karawang

kota yg terletak 16m di atas permukaan laut ini sepertinya menyimpan misteri tersendiri bagi saya... wkwkwk

hari ini terjadi hal yg ngga biasa.. Biasanya jadwal saya setiap harinya looping dan selalu persis sama waktu dan tempat kejadian dengan hari2 sebelumnya, tapi kali ini ada yg beda gan

Semua berawal dari Mr.D yg lupa membawa adaptor sewaktu balik dari Bandung k Karawang. Alhasil, beliau menelepon pihak rumah untuk mengirimkan via paket ke Karawang dengan harapan bisa selalu online tiap malam karena baru saja mendapat kiriman telk*ms*lflash.

nah kejadian berikut yg bikin ngakak. Rupanya terjadi kesalahpahaman dan miskomunikasi serta misunderstanding antara Mr.D dan babehnya. Mr.D menganjurkan kepada babehnya untuk mengirimkan paket via J*E karena letak poolnya dekat dgn kosan. ternyata eh ternyata, babehnya mengirimkan via T*ki cabang Otista Bandung meski alamat tujuan adalah alamat J*E yg bersangkutan karena MR.D berencana mengambil casan leptopnya disono

Kemudian barang pun dikirim dan Mr.D's father telah mengonfirmasi no resi nya. Mr.D girang bukan kepalang. Kebiasannya tidur cepat (sekitar jam 8) dan bangun paling siang karena ngga ada kerjaan (persis seperti mbah buyung di Bandung) akhirnya usai sudah. Akan tetapi semua menjadi horor ketika Mr.D dan saya mencoba men-tracking no resi yg dikirimkan babehnya via alamat www.j*e.co.id
ternyata setelah memasukkan kode resi, jawabannya kok no resi nya unavailable ya? kemudian Mr.D yg panik mencoba mengonfirmasi berulang-ulang namun babehnya mengonfirmasi kalo paket sudah terkirim dengan sehat walafiat dari Bandung ke alamat pool J*E yg dimaksud Mr.D

setelah itu, Mr.D yg masih galau mulai curiga dan mencoba mencari informasi sebanyak mungkin dari mbah google tentang T*ki maupun J*E. Ternyata oh ternyata muncul fakta yg saya juga sebenernya ngga tau, kalo T*ki dan J*E yang dulunya bernama T*kiJ*E itu ngga berhubungan sama sekali gan! Nah lo

Babehnya Deltroy ngirim paket dari T*ki Bandung ke J*E Karawang Barat, ke perusahaan rival. Bisa dibayangin itu gimana muka si kurir T*ki yg disuruh nganter paket ketika tau paket itu dianter ke kantor perusahaan rivalnya.. Hahahaha ngebayanginnya aja perut ane udah sixpack

Akhirnya Mr.D yg semakin panik berusaha mencari lagi info sebanyak-banyaknya di google tentang kedua perusahaan yg dulunya milik satu induk namun pecah ini. malang bener nasib Mr. karena yg didapatnya adalah testimonial negatif tentang T*ki.. wakakakak

Akhirnya beliau pun melanjutkan aktifitas tidur cepat dan bangun siangnya. Esok harinya, Mr.D mencoba mengonfirmasi dan meminta bantuan pihak J*E dan mencoba menjelaskan perihal miskom nya itu. Untungnya pihak J*E baik hati dan bersedia menampung paket miliknya buat diambil olehnya sore itu. Nah sore harinya sebelum pulang ngantor, giliran T*ki yg dikonfirm. TErnyata oh ternyata, telepon Mr.D diangkat oleh seorang resepsionis atau apapun namanya, seorang cewe yg judesnya setengah modar. Mr.D mencoba mengonfirmasi, ternyata paketnya udah sampe. Berikut petikan perbincangannya :

"Mba, saya mau nanya kalo paket atas nama &#*^$*^$ dengan no Resi *%$#*# sudah sampai dan diantar belum ya?" "Oh sudah mas, ngambil sendiri k sini aja ya?" jawabnya ketus
"waduh mba, saya orang baru di sini ngga tau alamatnya T*ki. Bukannya alamat di paketnya udah cukup jelas ya? Kok ngga dianter langsung aja k alamatnya"

"Di sini tulisnya ambil sendiri mas, maaf. Mas kalo mau k sini, cari aja di jalan dewi sartika dekat stasiun dan rumah sakit dewi sri!" nadanya ketus
"Tapi saya orang baru di sini mbak. Ngga tau jalan"
"Mas tanya aja k tukang becak juga udah pada tau kok!" Nadanya makin ketus

Saya dan Mr.J sebut saja demikian tertawa ngakak sampe sakit perut karena sesuai prediksi, pihak T*ki ngga akan sudi mengantar kiriman paket ke pihak rival yg menurut mereka suatu penghinaan besar.. wakakak

akhirnya Mr.D memutuskan untuk berpetualang mencari alamat si T*ki yg letaknnya di dekat stasiun Karawang ini. berbagai persiapan ditempuh. Mulai dari cek wikimapia, cek google ratusan kali sampe nyasar ke situs restoran dan tukang pijet, bla bla bla.
Karena merasa watir, akhirnya saya dan Mr.J memutuskan mendampingi Mr.D biar ngga nyasar.
Akhirnya untuk pertama kalinya sepanjang sejarah saya di Karawang, hidup saya ngga looping!
Ada kegiatan sepulang kantor dan mengeksplor jalur lain selain Suryacipta-Tol cipularang-TanjungPura yg bahkan saya merem mata pun bisa tau udah nyampe mana.

PErjalanan dimulai dengan menelusuri kolong jembatan layang mencari rel kereta dan mencari angkot yg melalui pinggiran jalan raya d sebelah rel kereta. setelah bertanya pada supir dan penumpang, akhirnya sampai di stasiun karawang dan T*ki rupanya tepat d depannya. singkat cerita paket udah berhasil di genggam, nah sekarang permasalahan baru adalah bagaimana cara kita pulang? Karena jalan di stasiun hanya satu arah.

Setelah tanya sana tanya sini akhirnya disebutlah bahwa kita harus naik angkot "63" untuk bisa pulang balik k TanjungPura. Hari pun sudah semakin gelap dan Holy Fv*king Karawang...
Ternyata selain dikenal karena udaranya yg panas dan garing kayak kacang garing, Karawang jg punya ciri khas sendiri dalam masalah perangkotan

Semua angkot di Karawang diwarnai dengan warna yg sama yaitu coklat krem!!!!
Seriusan, ngga ada sebiji angkot pun yg saya liat warnannya selain krem. Lantas apa dong yg ngebedain trayek satu dgn yg lain? TErnyata yg ngebedain tuh nomer trayek yg terletak di kaca sama warna di bagian bawahnya dari bemper depan sampe belakang. Nah masalah baru muncul ketika hari gelap, no nya itu kaga keliatan boi! apalagi warna bempernya
Holy Fv*king shit.. Waduh. Curiga bakal kemaleman nih sampe kosan.. Akhirnya setelah menunggu setengah jam dgn kesal karena angkot dgn no selain 63 berenti mulu sedangkan yg dicari si no 63 ini malah ngacir mulu ngga berenti, kami memutuskan untuk bertanya lagi pada penduduk setempat.

Nah d bagian ini nih yg mulai malesin. Saya mencoba nanya ke bapak bapak yg nongkrong di warung. Dia bilang, "wah susah a kalo udah jam segini mah, mending naik aja yg jurusan k Klari, trus turun di Mega M dan lanjut naik yg warna 05 atau 09"
Maak, dikasih no lagi???
Ya udah akhirnya saya ngangguk nggangguk aja, eh ngga taunya dateng lah si eneng sok tau yg bilang "Jangan A, naik yg 06 aja. Langsung nyampe kok. Jangan naik yg k Klari" nadanya kayak yg maksa gitu. Si bapak2 yg tadi trus bilang "Teu aya atuh 06 mah. Teu liwat dieu."
Saya trus mikir, emang bener kata si bapak, sepengetahuan saya, angkot2 ke-ge-er-an yg dari tadi berenti mulu di depan saya adalah angkot no 02, 07 dan 08 mana ada angkot 06
Tapi anehnya si eneng tetep maksa saya bwt nunggu angkot 06 How annoying

Akhirnya saya memutuskan persetan dengan angkot 06 dan sy langsung nyegat angkot yg manapun. Akhirnya angkot 02 dateng dan berhenti. Si eneng masih belum menyerah. Dia mencoba meyakinkan Mr.J kalo kita naik angkot yg salah. Holy F*cking sh*t. Maunya apa sih ni orang???

Setelah di angkot 02, suatu kekonyolan terjadi lagi. Rupanya kami hanya sekitar 3 menit berada di angkot itu karena ternyata faktanya, si angkot hanya lurus 500m dan belok kiri 500 m untuk sampai di Mall Karawang. Satu-satunya tempat strategis yg deket ama kosan saya!!
BAngsatteeee!!! tau gini ngapain juga nungguin setengah jam. Mending jalan kaki aja!!!
Sialan

Akhirnya dari Mall Karawang itu semuanya sudah jelas. Naik angkot lagi ke arah TanjungPura lewat stadion SingaPerbangsa kandangnya Pelita Jaya dan nyampe juga di gang menuju kosan.
Sialan!

Pesan moral kejadian ini : Tanpa Mr.D kehidupan Karawang saya mungkin hanya looping tiap harinya dan bakal ngga tau jalan-jalan Karawang. Dengan "petualangan" ini minimal menyadarkan kalo daerah baru yg kita kunjungi tuh ngga lebih dari daerah seberang jalan kosa yg kita anggap udah sebagai daerah asing yg belum pernah dikunjungi.. wkwkwk

Satu lagi pesan moral buat pemkot Karawang. Heuk atuh angkotnya dikasih warna-warni gan biar menarik. Bosen warnanya krem mulu untuk setia trayek dan susah ngebedainnya lagi kalo malem.. wakakak

Oia, satu lagi. Jangan pernah mengirim paket lewat jasa suatu perusahaan untuk dikirimkan k alamat rival karena akan menghancurkan harga diri si perusahaannya, akibatnya paketnya ngga dianterin dan disuruh ambil sendiri deh.. wakakak

Selamat sekali lagi kepada Mr.D atas paketnya yg selamat sampai tujuan dan akhirnya ngga melakukan "buyung habit" alias tidur jam 8 malem bangun jam 5 pagi lagi.. wakakak